Artikel

Cegah Lima Penyakit di Musim Pancaroba

Cegah Lima Penyakit di Musim Pancaroba

Mengapa anak gampang sakit saat musim pancaroba? Jawabannya adalah karena pergantian musim memaksa tubuh anak harus ikut menyesuaikan dengan cuaca yang baru. Padahal daya tahan tubuh anak belum berfungsi optimal seperti halnya orang dewasa. Misalnya, tubuh yang biasanya sudah beradaptasi dengan cuaca panas, tiba-tiba harus mendapatkan cuaca yang dingin ataupun sebaliknya.

Ada bahaya kesehatan yang mengancam pada masa peralihan (Pancaroba). Imunitas anak terganggu karena suhu tubuhnya berusaha keras menyesuaikan dengan temperatur sekitar yang turun naik secara drastis. Belum lagi tiupan angin kencang yang membawa banyak bibit penyakit.

Penyakit-penyakit yang banyak muncul di musim pancaroba biasanya berasal dari virus dan bakteri. Penyakit karena virus akan lebih mudah untuk berkembang biak saat peralihan musim. Dengan kondisi lingkungan yang lembab dan paparan sinar matahari yang mulai berkurang pertumbuhan virus akan berlangsung lebih cepat.

Dikutip dari Livescience.com, Dokter penyakit dalam, Benjamin Kaplan mengatakan, pergantian cuaca akan mengakibatkan perkembangbiakan jenis virus yang berbeda pula. Seperti virus influenza yang berkembang biak dan menyebar dengan mudah saat udara dingin dan kering.

Berikuti jenis-jenis penyakit yang perlu diwaspadai di musim pancaroba

1. ISPA ( Infeksi Saluran Pernafasan Akut), ISPA biasanya terjadi saat peralihan musim hujan ke musim kemarau. Gejala ISPA biasanya berupa batuk, bersin-bersin, demam dan sakit tengrorokan.

2. Diare, Penyakit ini biasanya dipicu oleh bakteri dan debu yang beterbangan akibat angin kencang yang terjadi pada musim pancaroba. Debu dan bakteri tersebut bisa hinggap pada makanan yang kita konsumsi sehingga masuk ke dalam tubuh pada saat kita memakannya.

3. Influenza, Influenza biasanya ditandai dengan demam, nyeri tenggorokan, kepala terasa berat, lemah, dan bersin-bersin. Anak-anak biasanya paling rentan dengan penyakit ini karena daya tahan tubuh mereka masih lemah. Angin yang kencang akibat musim pancaroba biasanya akan mempercepat proses penularan virus influenza ketika seseorang batuk dan bersin.

4. Demam berdarah (DBD), Penyakit berbahaya seperti demam berdarah pun bisa menyerang saat musim pancaroba. Hal ini disebabkan karena pada musim ini nyamuk aedes aegepty berkembang dengan pesat karena adanya genangan-genangan air pada saat pergantian musim hujan menuju musim panas.

5. Penyakit kulit, pada saat musim kemarau, kita biasanya kekurangan air dan cenderung menghematnya, akibatnya kita terkadang mengabaikan kebersihan tubuh. Hal ini akan menyebabkan kita mudah diserang virus atau bakteri penyebab penyakit kulit.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk tidak terserang penyakit selama musim pancaroba, Anda harus selalu menjaga kebersihan baik lingkungan, dan badan untuk mencegah bakteri masuk, berkembang dan menular. Perkuat daya tahan tubuh (imun) keluarga Anda dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, salah satunya adalah vitamin C yang bisa berperan sebagai antioksidan yang mencegah bakteri menyerang sistem kekebalan tubuh kita.

Baca Juga