Penggunaan Panel Surya Diharapkan Menjadikan Indonesia Mandiri Energi Fosil

  • 2 min read
  • Dec 17, 2019
Penggunaan Panel Surya

Beberapa kalangan yang berkecimpung di dunia industri akan berusaha memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan Bumi dari ancaman pelemahan ozon. Ancaman ini berasal dari banyak permasalahan, seperti asap kendaraan bermotor, penggunaan berlebihan energi fosil, batu bara, minyak, dan gas. Kepedulian tersebut ditunjukkan dengan penggunaan penyedia panel surya di sektor industri.

Semakin tahun jumlah pengguna energi listrik yang berdampak pada kondisi lapisan ozon selalu bertambah. Tanpa adanya alternatif akan memicu kondisi Bumi yang tidak ramah lagi bagi penghuninya. Melalui penggunaan panel surya setidaknya akan meminimalisir ketersediaan energi dengan memanfaatkan cahaya matahari.

Melalui https://sewatama.com/id/, industri fotovoltaik adalah sektor yang diharapkan mempunyai kontribusi dalam mengembangkan tenaga listirk sebagai alternatif penggunaan energi fosil. Kemampuan dari industri ini setidaknya relevan dengan program pemerintah Indonesia perihal penggunaan energi surya yang memasang target pembangunan PLTS hingga 5.000 Megawat pada akhir tahun 2019 ini.

Pengembangan industri fotovoltaik di Indonesia berpeluang besar karena negara yang ada di garis khatulistiwa mempunyai potensi energi surya yang besar. Mendapatkan sinar matahari yang cukup banyak sepanjang tahun, Indonesia memiliki potensi energi surya mencapai 532.6 Giga Watt peak (GWp)..

Paling tidak penyedia panel surya sekarang kapasitas produksi sekala nasional pada produk modul surya direncanakan mencapai angka 45 Mega Watt peak (MWp). Adapun beberapa daerah di Tanah Air sudah terpasang PLTS dengan kapasitas total berkisar 25 Mega Watt peak. Hal ini memperjelas jika masih perlu peningkatan lagi supaya potensi panel surya terealisasikan untuk semua lini, baik industri, rumah sakit, dan gedung lainnya.

Di samping itu, Indonesia mempunyai sumber daya alam yang mencukupi berupa pasir silika yang dapat dioleh menjadi bahan baku lempengan sel panel surya. Melalui ketersediaan bahan tersebut bukan tidak mungkin tahun mendatang Indonesia menjadi negara yang mampu menghemat penggunaan energi fosil. Dengan tercapainya kesempatakan diharapkan akan menumbuhkan industri fotovoltaik dalam negeri agar mempercepat Indonesia menjadi mandiri di bidang energi.

Itu saja penjelasan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga berkenan dan tetap simak uraian lainnya pada https://sewatama.com/id/.