Hal-hal yang Patut Diketahui dalam Perawatan Luka Operasi Diabetes di Rumah

  • 2 min read
  • Dec 25, 2020
Perawatan Luka Operasi Diabetes di Rumah

Ada beberapa macam masalah kesehatan yang memang butuh penanganan secara serius, seperti diantaranya adalah dengan melakukan operasi, apalagi jika seandainya hal ini berhubungan dengan penyakit yang menyerang organ dalam tubuh seperti halnya diabetes. Luka yang ditimbulkan akibat operasi tersebut tentunya tak bisa sembuh hanya satu atau dua hari saja. Melainkan membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk bisa kembali seperti sedia kala, umumnya setelah beberapa hari menjalani perawatan di rumah, maka nantinya dokter sudah memperbolehkan pasien yang telah menjalani operasi ini untuk pulang ke rumah.

Dalam perawatan luka operasi diabetes di rumah ini juga tidak boleh sembarangan dilakukan. Karena jika seandainya tidak dilakukan secara benar maka nantinya besar kemungkinan bisa berdampak secara serius. Bahkan juga bisa saja memicu terjadinya infeksi pada luka tersebut yang membuatnya jadi semakin parah. Untuk itulah agaknya patut bagi Anda untuk mengetahui mengenai perawatan luka operasi ini. Sehingga nantinya tidak salah kaprah di dalam prosedur penanganannya, berikut ini yang harus diketahui, yaitu:

  1. Jaga luka agar tidak sampai terkena air, hal pertama yang harus Anda lakukan dan juga pastikan, yaitu dengan menjaga luka tersebut, sehingga nantinya tidak sampai terkena air. Paling tidak dalam jangka waktu 24 jam pertama setelah menjalani operasi, maka jangan sampai terkena air. Karena air ini nantinya akan membuat luka menjadi susah untuk kering. Jikapun perban yang digunakan tersebut basah, maka hendaknya segera diganti menggunakan yang baru dan juga kering, sehingga tidak memicu masalah pada luka operasi tersebut, atau pilihlah perban yang bisa tahan terhadap air.
  2. Mengganti perban secara berkala, jangan lupa juga untuk melakukan pergantian perban yang digunakan untuk menutup luka operasi tersebut. perban ini tak hanya membantu dalam melindungi luka operasi tersebut, melainkan juga membantunya agar lebih cepat sembuh dan menurunkan resiko terjadinya infeksi. Umumnya dokter sendiri yang nantinya akan mengajari bagaimana cara mengganti perban, sehingga dapat dilakukan secara mandiri di rumah.
  3. Menjaga jahitan agar tidak sampai robek, jika seandainya jahitan operasi tersebut sampai robek, tentunya bisa berdampak serius. Biasanya hal ini dapat terjadi karena berbagai macam faktor, seperti terkena tekanan, kemudian juga disebabkan oleh batuk, bersin sampai dengan buang air besar. Pastikan juga bahwa Anda mengurangi jenis aktivitas besar yang bisa beresiko menyebabkan luka tersebut mudah robek.
  4. Harus tahu kapan jahitan harus dilepas, umumnya memang dokter sendiri akan memberikan tenggat waktu kapan nantinya jahitan tersebut dapat segera dilepas. Tentunya untuk mempercepat terjadinya penyembuhan luka. Misalnya untuk operasi pada area dada, perut, tangan sampai dengan tungkai yang membutuhkan waktu antara 10 hari hingga 14 hari agar jahitan dapat dilepas, sedangkan pada area wajah maka hanya butuh 3 hingga 5 hari saja jahitan sudah dapat dilepas. Akan lebih lama pada operasi yang ada di bagian telapak tangan dan juga kaki.
  5. Yang terakhir adalah mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh dengan cara mengetahui Batasan porsi asupan yang mengandung glukosa dan mengkonsumsi makanan yang berserat. Tidak hanya membatasi asupan tapi juga harus aktif bergerak. Karena jika kadar gula dalam darah tinggi dapat menyebabkan luka operasi akan sulit mengering.

Itulah setidaknya beberapa hal terkait dengan perawatan luka operasi diabetes di rumah yang harus diketahui, jika seandainya Anda sendiri tidak berani ataupun tidak bisa untuk mengganti perban operasi ini. maka tidak perlu khawatir karena memang bisa meminta bantuan dari tenaga medis, apalagi sekarang ini juga sudah tersedia layanan dimana perawat bisa datang ke rumah atau home care. Tentunya jauh lebih praktis bukan.